MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
Prinsip-Prinsip Disiplin Kelas
Oleh
:
Bestary
Nabilla
1520105
Dosen Pengampu :
Yessi Rifmasari, M.Pd
Kelas : VII.4 PGSD
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2019
A.
Pengertian
Disiplin
Dalam Rohani (2010: 46) disiplin kelas adalah keadaan
tertib dalam suatu kelas yang didalamnya tergabung guru dan peserta didik taat
kepada tata tertib yang telah diterapkan dan disepakati di dalam kelas.Disiplin
pada hakekatnya adalah pernyataan sikap mental dari individu maupun masyarakat
yang mencerminkan rasa ketatan, kepatuhan, yang didukung oleh kesadaran untuk
menunaikan tugas dan kewajiban dalam rangka pencapaian tujuan.
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995: 237) disiplin berarti tata tertib atau
ketaatan pada peraturan. Senada dengan itu ada beberapa pengertian disiplin
menurut para ahli yaitu:
1.
Asy Mas’udi (2000:88)
Menyatakan
disiplin adalah kesadaran untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan tata tertib
dan teratur sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dengan penuh
tanggung jawab tanpa paksaan dari siapapun.
2.
The Liang Gie (1972)
Mengatakan disiplin suatu keadaan tertib dimana
orang-orang yang tergabung dalam suatu organisasi tunduk pada
peraturan-peraturan yang telah ada dengan rasa senang hati.
Disiplin dimaksudkan sebagai upaya untuk mengatur
perilaku anak dalam mencapai tujuan pendidikan, karena ada perilaku yang harus
dicegah atau dilarang, dan sebaliknya, harus dilakukan.Pembentukan disiplin
pada saat sekarang bukan sekedar menjadikan peserta didik agar patuh dan taat
pada aturan dan tata tertib tanpa alasan sehingga mau menerima begitu saja,
melainkan sebagai usaha mendisiplinkan diri sendiri (self discipline).
Artinya ia berperilaku baik, patuh dan taat pada aturan bukan karena paksaan
dari orang lain atau guru melainkan karena kesadaran dari dirinya.Maka dapat
disimpulkan bahwa disiplin adalah ketaatan dan ketepatan pada suatu aturan
yang dilakukan secara sadar tanpa adanya dorongan atau paksaan pihak lain
atau suatu keadaan di mana sesuatu itu berada dalam tertib, teratur dan
semestinya serta tiada suatu pelanggaran-pelanggaran baik secara langsung
maupun tidak langsung.
B.
Bentuk-Bentuk
Disiplin Kelas
1.
Disiplin siswa dalam
menentukan dan menggunakan cara atau strategi belajar
Keberhasilan siswa dalam
studinya dipengaruhi oleh cara belajarnya. Siswa yang memiliki
cara belajar yang efektif memungkinkan untuk mencapai hasil atau prestasi yang
lebih tinggi dari pada siswa yang tidak mempunyai cara belajar yang efektif.
Untuk belajar secara efektip dan efisien diperlukan kesadaran dan disiplin
tinggi setiap siswa. Belajar secara efektip dan efisien dapat dilakukan oleh
siswa yang berdisiplin. Siswa yang memiliki disiplin dalam belajarnya akan
berusaha mengatur dan menggunakan strategi dan cara belajar yang tepat baginya.
Jadi langkah pertama yang perlu dimiliki agar dapat belajar secara efektip dan
efisien adalah kesadaran atas tanggung jawab pribadi dan keyakinan bahwa
belajar adalah untuk kepentingan diri sendiri, dilakukan sendiri dan tidak
menggantungkan nasib pada orang lain.
Hal
ini sejalan dengan pendapat yang menyatakan belajar akan lebih berhasil apabila kita memiliki :
a.
Kesadaran atas tanggung
jawab belajar
b.
Cara belajar yang
efisien
c.
Syarat-syarat yang
diperlukan ( Oemar Hamalik, Metoda Belajar dan Kesulitan-Kesulitan Belajar
(Bandung: Tarsito,2005)
Selain memiliki
strategi belajar siswa yang tepat, siswa juga perlu memperhatikan metode atau
cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dalam belajarnya. Seperti yang
kita ketahui belajar bertujuan untuk mendapat pengetahuan, sikap, kecakapan dan
keterampilan. Cara yang demikian itu jika dilakukan dengan penuh kesadaran dan
disiplin tinggi maka akan menjadi suatu kebiasaan, dan kebiasaan dalam belajar
berpengaruh terhadap prestasi belajar.
2. Disiplin
terhadap pemanfaatan waktu
a. Cara
mengatur waktu belajar.
Salah satu masalah yang
sering dihadapi oleh pelajar atau siswa adalah banyak pelajar atau siswa yang
mengeluh kekuragan waktu untuk belajarnya, tetapi mereka sebenarnya kurang
memiliki keteraturan dan disiplin untuk mempergunakan waktu secara efisien.
Banyak waktu yang terbuang-buang disebabkan karna mengobrol omongan-omongan
yang tidak habis-habisnnya. Sikap yang demikian itu harus ditinggalkan oleh
siswa karena yang demikian itu tidak bermanfaat baginya.
Tidak
dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang berhasil mencapai kesuksesan dalam
hidupnya adalah orang-orang yang hidup teratur dan berdisiplin memanfaatkan
waktunya. Dalam ajaran islam disiplin dalam pemanfaatan waktu sangat
dianjurkan, disiplin bukan hanya dalam pemanfaatan waktu belajar saja, tetapi
disiplin perlu juga dilakukan oleh setiap orang dalam setiap waktu dan
kesempatan.
Dalam
belajar pemanfaatan waktu secara baik dan dikerjakan dengan baik dan tepat
waktu adalah merupakan hal yang terpuji. Dari uraian di atas dapat dipahami
bahwa penggunaan atau pamanfaatan waktu dangan baik menumbuhkan disiplin dalam
mempergunakan waktu secara efisien.
b. Pengelompokan
waktu.
Banyak
siswa yang belajarnya kurang dapat memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya
karena tidak membagi-bagi waktunya untuk macam-macam keperluan, oleh karna itu,
berbagai segi dan teknik untuk mengatur pemakaian waktu perlu dipahami sebagai
langkah untuk mengembangkan keterampilan mengelola waktu studi.
c. Penjatahan
waktu belajar.
Setiap
siswa perlu mengadakan prinsip belajar secara taratur dan untuk
belajar secara teratur setiap hari harus mempunyai rencana kerja. Agar siswa
tidak bayak membuang waktu untuk memikirkan mata pelajaran yang akan dipekajari
suatu saat dan apa yang harus dikerjakannya. Oleh karna itu agar siswa tidak
dihinggapi keraguan-keraguan terhadap apa yang hendak dipelajarinya maka ia
harus punya rencana kerja atau daftar waktu dalam belajar.
d. Disiplin
terhadap tugas.
1) Mengerjakan
tugas rumah
Salah
satu prinsip belajar adalah ulangan dan latihan. Sejalan dengan pendapat yang
mengatakan bahwa : ”Mengerjakan tugas dapat berupa pengerjaan tes atau ulangan
atau ujian yang diberikan guru, tetapi juga termasuk membuat atau mengerjakan
latihan-latihan yang ada dalam buku ataupun soal-soal buatan sendiri” (Slameto,
Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (Jakarta: Rineka Cipta, 2003)
Berdasarkan
pendapat tersebut di atas maka, tugas itu dapat berupa tes atau ulangan dan
juga dapat berupa latihan-latihan soal atau pekerjaan rumah.jika siswa mempunyai kebiasaan untuk melatih
diri mengerjakan soal-soal latihan serta mengerjakan pekerjaan rumah dengan
disiplin, maka siswa tersebut tidak akan terlalu kesulitan dalam belajarnya,
serta dapat dengan mudah mengerjakan setiap pekerjaan rumah yang diberikan oleh
guru.
2) Mengerjakan
tugas di sekolah
Adapun
tugas di sekolah mencakup mengerjakan latihan-latihan tes atau ulangan harian,
ulangan umum ataupun ujian, baik yang tertulis maupun lisan. Dalam menghadapi
tugas-tugas di atas perlu dilaksanakan langkah-langkah persiapan sebagai
berikut :
a) Hindarilah
belajar terlalu banyak pada saat-saat terahir mengerjakan tes (semua bahan
hendaknya sudah siap jauh-jauh sebelumnya).
b) Pelajarilah
kembali bahan yang sudah pernah didapat secara teratur sehari atau dua hari
sebelumnya.
c) Buatlah
suatu ringkasan atau garis besar tentang bahan yang sedang dipelajari kembali
itu.
d) Pelajarilah
juga latihan soal dan hasil tugas yang sudah pernah dikerjakan.
e) Peliharalah
kondisi kesehatan.
f) Konsentrasikan
seluruh perhatian terhadap tugas yang akan ditempuh.
g) Siapkanlah
segala alat atau perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan dan jika diperlukan
syarat-syarat tertentu, bereskanlah seawal mungkin.
3) Disiplin
terhadap tata tertib
Didalam
proses balajar mengajar, disiplin terhadap tata tertib sangat penting untuk
diterapkan, karna dalam suatu sekolah tidak memiliki tata tertib maka proses
belajar mengajar tidak akan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana.
Antara peraturan dan tata tertib merupakan suatu kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan sebagai pembentukan disiplin siswa dalam mentaati peraturan di dalam
kelas maupun diluar kelas.
Untuk
melakukan disiplin terhadap tata tertib dengan baik, maka guru bertanggung
jawab menyampaikan dan mengontrol berlakunya peraturan dan tata tertib
tersebut. Dalam hal ini staf sekolah atau guru perlu terjalinnya kerja sama
sehingga tercipta disiplin kelas dan tata tertip kelas yang baik tampa adanya
kerja sama tersebut dalam pembinaan disiplin sekolah maka akan terjadi
pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertip sekolah serta terciptanya
suasana balajar yang tidak diinginkan.
Dengan
demikian untuk terciptanya disiplin yang harmonis dan terciptanya disiplin dari
siswa dalam rangka pelaksanaan peraturan dan tata tertib dengan baik, maka di
dalam suatu lambaga atau lingkungan sekolah perlu menetapkan sikap disiplin
terhadap siswa, agar tercipta proses belajar mengajar yang
baik.
Daftar Pustaka
Oemar Hamalik.
2005. Metode Belajar dan
Kesulitan-Kesulitan Belajar. Bandung: Tarsito
R.Terry, George dan Leslie W.Rue. 2010. Dasar-Dasar Manajemen. Jakarta: Bumi
Aksara.
R.Terry, George. 2006. Prinsip- Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.

Akuhh sebagai pembaca yang baik, menurut akuhh materi kaka baguss sekali kaka bisa jadi tambhan tugas kuliah akuh. Makasih kaka😊
BalasHapusBgus
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusBermanfaat kak
BalasHapusSangat bagus materinya kak
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusBagus sangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBagus sekali kak👍👍
BalasHapusSangat bermanfaat👍
BalasHapusMaterinya bagus sekali
BalasHapusMaterinya bagus, sangat membantu🙏
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat bagi saya pribadi kak, dan semoga pembaca lainnya dapat menerapkan pembahasan dari blog ini🙏
BalasHapusMudah dipelajari dan dipahami
BalasHapusMaterinya sangat bagus
BalasHapusTerimakasih. Materinya bagus
BalasHapusSangat membantu sekali
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTrimakasih,, sangat mmbantu
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSngat brnfaat
BalasHapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusSangat bermanfaat sebagai referensi dalam mengerjakan tugas. Terima kasih
BalasHapusSangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapussangat bermanfaat kak.. semoga bisa diterapkan
BalasHapusJelaskan cara mendisiplikan siswa yang suka melanggar aturan?
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSemoga bisa di terapkan kan kk
BalasHapusPerfect
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapussangat membantu
BalasHapus