Rabu, 31 Juli 2019

Tugas 3 Manajemen Kelas di SD


TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
Manajemen Kelas
                             
Oleh :
Bestary Nabilla
1520105

Dosen Pengampu :
Yessi Rifmasari, M.Pd

Kelas : VII.4 PGSD

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2019








MANAJEMEN KELAS

A.    Konsep Manajemen Kelas
Manajemen berasal dari kata dalam Bahasa Inggris: “management”, dengan kata kerja to manage yang secara umum berarti mengurusi mengemudikan, mengelola, menjalankan, membina, atau memimpin; kata benda managemen dan manage berarti orang yang melakukan kegiatan manajemen. Dua kata tersebut digabung menjadi kata kerja managere yang artinya menangani. Kata “managere” diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja “to manage”, dengan kata benda management dan manage untuk orang yang melakukan manajement.
Menurut wiyarni (2013) menyatakan bahwa manajemen adalah proses dari perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan serta pengawasan terhadap anggota organisasi dan penggunaan semua sumber daya yang dimiliki organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
Menurut nawawi dalam karwati (2014: 5-6) menyebutkan bahwa kelas dapat dilihat dari dua perspektif, yaitu :
1.      Kelas dalam arti sempit.
            Kelas dalam prespektif sempit adalah ruangan yang dibatasi oleh dinding, tempat sejumlah peserta didik berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajar. Kelas dalam pengertian tradisional ini mengandung sifat statis karena sekedar menunjuk pengelompokan peserta didik mnurut tingkat perkembangan
2.      Kelas dalam arti luas
            Kelas dalam perspektif luas adalah suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari masyarakat sekolah. Kelas merupakan satu kesatuan oragisasi yang menjadi unit kerja, yang secara dinamis menyelenggarakan berbagai kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan.
Jadi, dapa disimpulkan definisi dari manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses pembelajaran secara sistematis.
                
B.     Tujuan Manajemen Kelas
Tujuan dari manajemen kelas itu sendiri menurut Rusydie (Wiyani, 2013:61) mengemukakan tujuan dari manajemen kelas yaitu :
1.   Memudahkan kegiatan belajar  peserta didik,
2.   Mengatasi hambatan-hambatan yang menghalangi terwujudnya interaksi dalamkegiatan belajar mengajar,
3.   Mengatur berbagai penggunaan fasilitas  belajar,
4.   Membina dan membimbing peserta didik sesuai dengan berbagai latar  belakang sosial, ekonomi, budaya serta sifat-sifat individunya,
5.  Membantu peserta didik belajar dan bekerja sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya,
6.  Menciptakan suasana sosial yang baik di dalam kelas. 
Dengan itu dalam pengelolaan kelas guru sebaiknya dapat mencipta kondisi kelompok belajar yang terdiri dari kelompok belajar yang heterogen sehingga lingkungan kelas yang nyaman dan tidak ada perbedaan siswa dengan yang lainnya, sehingga siswa dapat  berbuat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, serta tersedia kesempatan yang memungkinkan untuk sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan dengan guru, sehingga siswa mampu melakukan aktivitas sendiri tanpa tergantung dengan orang lain secara bertahap.
Dalam tercapainya tujuan menejemen kelas guru harus bisa kreatif dan inovatif dalam mengelola kelas, karena jika dalam kelas sudah tersusun dengan bersih dan rapi maka siswa akan betah di dalam kelas dan guru saat menyampaikan materi pada PBM siswa merasa tenang dan nyaman dan kelas menjadi kondusif.
C.    Proses Manajemen Kelas
Proses manajemen kelas adalah penyusunan rangkaian kegiatan yang dilakukan guru sebagai manajer/pemimpin pembelajaran di kelas adalah :
1.      Merencanakan Pembelajaran
Berkenaan dengan perencanaan, William H. Newman (Abdul Majid, 2011:15-16) menyatakan, “perencanaan adalah menentukan apa yang akan dilakukan. Perencanaan mengandung rangkaian-rangkaian putusan yang luas dan penjelasan-penjelasan dari tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program, penentuan metode-metode dan prosedur tertentu dan penentuan kegiatan berdasarkan jadwal sehari-hari”.
Dalam kontek perencanaan  pembelajaran, adalah berkaitan dengan penyusunan langkah-langkah dalam pencapaian tujuan belajar siswa yang dilakukan guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan siswa supaya mau mengikuti belajar.  Fungsi guru dalam merencanakan pembelajaran  berorientasi karakteristik siswa yang dapat dilakukan adalah untuk membangkitkan motivasi belajar siswa secara aktif.
2.      Melaksanakan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran merupakan realiasi kegiatan yang telah direncanakan atau dipersiapkan sebelumnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaan pembelajaran faktor guru sangat dominan berpengaruh terhadap aktivitas belajar siswa. Tugas dan tanggung jawab guru dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi :    kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup pada pembelajaran berlangsung.
3.      Mengevaluasi Pembelajaran
Evaluasi merupakan salah satu komponen penting untuk mengukur keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan. Evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai darpada sesuatu. Berdasarka pengertian ini, evaluasi pembelajaran adalah suatu tindakan untuk menentukan nilai hasil belajar siswa dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
D.    Strategi Manajemen Kelas
Strategi pengelolaan kelas adalah pola atau siasat, yang menggambarkan  langkah-langkah yang digunakan guru dalam menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas agar tetap kondusif, sehingga siswa dapat belajar optimal, aktif, dan  menyenangkan dengan efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Menurut Supardi (2013:217), suasana sekolah dinyatakan kondusif apabila warga sekolah merasakan adanya kenyamanan, ketentraman, kemesraan, kegembiraan dan antusias dalam pelaksanaan pembelajaran. Sekolah memastikan sarana prasarana seperti kursi, meja, lemari yang terdapat di sekolah adalah sesuai dengan kebutuhan. Bangunan sekolah dan ruangan kelas yang dilengkapi ventilasi udara yang baik dan dilengkapi penerangan yang mencukupi dan suasana yang sunyi sehingga peserta didik merasa nyaman ketika pembelajaran berlangsung di kelas.
Jadi, kelas yang kondusif adalah suatu kondisi pembelajaran dimana terciptanya suasana yang nyaman, aman, menyenangkan dalam kelas sehingga menciptakan  kesadaran siswa untuk belajar.
Menurut Ramsden (1992),  mengenal enam prinsip utama pengajaran berkesan yaitu yang dapat menghasilkan suasana pembelajaran kondusif.
1.      Minat dan penjelasan
Penjelasan yang jelas tentang isi kandungan (subject matter) tidak lebih penting dariupaya menjadikan isi kandungan menarik sehingga siswa merasa tertarikmempelajarinya.
2.      Keprihatinan dan hormat terhadap siswa dan pembelajaran siswa
Guru memberikan perhatian dan menghormati siswa serta pembelajaran mereka.
3.      Penilaian dan umpan balik yang sesuai
Guru memberikan umpan balik terhadap kerja siswa.
4.      Tujuan yang jelas dan tantangan intelektual
Tujuan dari pembelajaran sebelum kegiatan belajar dimulai harus dijelaskan terlebihdahulu sehingga siswa memahami tujuan dari kegiatan tersebut.
5.      Kebebasan, pendampingan, dan penglibatan aktif
Pembelajaran berkualitas tinggi bermakna siswa terlibat secara aktif, mempunyai pilihan terhadap cara mereka belajar dan mempunyai pendampingan terhadap aspek yang dipelajari.









DAFTAR PUSTAKA

Karwati, Euis dan Priansa, Donni Juni. 2014. Manajemen Kelas Classroom    
      Management Guru Profesional yang Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan,    dan  Berprestasi.  Bandung: Alfabeta
Milan, Rianto. 2007. Pengelolaan kelas model PAKEM. Jakarta: Dirjen                    PMPTK
Mulyadi, 2009. Classroom Management. Malang: UIN Malang Press
Novan Ardy Wiyani, 2013 Manajemen Kelas. Jokjakarta : Ar-Ruzz Media
Novan Ardy Wiyani. 2012. Manajemen Kelas: Teori dan Aplikasi untuk          Menciptakan Kelas yang Kondusif. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media
Suwardi. 2007. Manajemen Pembelajaran. Surabaya: Media Grafika




48 komentar:

  1. Apa yang perlu dipeehatikan dalam manajemenkan kelas ?

    BalasHapus
  2. Tulisannya sangat bagus Dan bermanfaat..👍👍

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat dan membantu sekali kk.. Terimakasih kk

    BalasHapus
  4. Sangat bermanfaat kak, terimakasih kak 🙏

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat kak, semoga bisa kita terapkan dilapangan nantinya🙏

    BalasHapus
  6. Pada poin D apa strategi yg digunkn oleh guru agar tetciptnya lingkungan kelas yang kondusif ?

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat bagi saya pribadi kak, dan semoga pembaca lainnya dapat menerapkan pembahasan dari blog ini🙏

    BalasHapus
  8. Semoga bisa terselenggara dengan baik , 😊

    BalasHapus
  9. Terimakasih infonya kk. Sangat membantu

    BalasHapus
  10. Sangat bermanfaat, terima kasih

    BalasHapus
  11. sangat bermanfaat kak.. semoga bisa diterapkan

    BalasHapus
  12. Assalamualaikum kak
    Terimakasih tulisannya sangat bermanfaat...

    BalasHapus
  13. Materinya lengkap dan rinci kak. Sangat sistematis dan terstruktur. Terutama mudah dipahami kak.

    BalasHapus

Tugas 14 Manajemen Kelas di SD

TUGAS MANAJEMEN KELAS DI SD Tentang Membina Hubungan Sekolah dengan Masyarakat dalam Melaksanakan Disiplin Sekolah           ...