TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
Manajemen Kelas
Oleh
:
Bestary
Nabilla
1520105
Dosen Pengampu :
Yessi Rifmasari, M.Pd
Kelas : VII.4 PGSD
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2019
MANAJEMEN KELAS
A.
Konsep
Manajemen Kelas
Manajemen
berasal dari kata dalam Bahasa Inggris: “management”, dengan kata kerja “to
manage” yang secara umum berarti mengurusi mengemudikan, mengelola,
menjalankan, membina, atau memimpin; kata benda “managemen” dan “manage”
berarti orang yang melakukan kegiatan manajemen. Dua kata tersebut digabung
menjadi kata kerja “managere” yang artinya menangani. Kata “managere” diterjemahkan kedalam Bahasa Inggris dalam bentuk kata
kerja “to manage”, dengan kata benda
“management”
dan “manage”
untuk orang yang melakukan manajement.
Menurut wiyarni (2013)
menyatakan bahwa manajemen adalah proses dari perencanaan, pengorganisasian,
kepemimpinan serta pengawasan terhadap anggota organisasi dan penggunaan semua
sumber daya yang dimiliki organisasi untuk mencapai tujuan organisasi.
Menurut nawawi dalam karwati (2014:
5-6)
menyebutkan bahwa kelas dapat dilihat dari dua perspektif, yaitu :
1. Kelas
dalam arti sempit.
Kelas dalam prespektif sempit adalah ruangan yang
dibatasi oleh dinding, tempat sejumlah peserta didik berkumpul untuk mengikuti
proses belajar mengajar. Kelas dalam pengertian tradisional ini mengandung
sifat statis karena sekedar menunjuk pengelompokan peserta didik mnurut tingkat
perkembangan
2. Kelas
dalam arti luas
Kelas
dalam perspektif luas adalah suatu masyarakat kecil yang merupakan bagian dari
masyarakat sekolah. Kelas merupakan satu kesatuan oragisasi yang menjadi unit
kerja, yang secara dinamis menyelenggarakan berbagai kegiatan belajar mengajar
yang kreatif untuk mencapai suatu tujuan.
Jadi, dapa disimpulkan definisi dari
manajemen kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana
pembelajaran yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk
belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan atau dapat dikatakan bahwa
manajemen kelas merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses
pembelajaran secara sistematis.
B.
Tujuan
Manajemen Kelas
Tujuan
dari manajemen kelas itu sendiri menurut
Rusydie (Wiyani, 2013:61) mengemukakan tujuan dari manajemen kelas yaitu :
1. Memudahkan
kegiatan belajar peserta didik,
2. Mengatasi
hambatan-hambatan yang menghalangi terwujudnya interaksi dalamkegiatan belajar
mengajar,
3. Mengatur
berbagai penggunaan fasilitas belajar,
4. Membina
dan membimbing peserta didik sesuai dengan berbagai latar belakang sosial, ekonomi, budaya serta
sifat-sifat individunya,
5. Membantu
peserta didik belajar dan bekerja sesuai dengan potensi dan kemampuan yang
dimilikinya,
6. Menciptakan
suasana sosial yang baik di dalam kelas.
Dengan
itu dalam pengelolaan kelas guru sebaiknya dapat mencipta kondisi kelompok
belajar yang terdiri dari kelompok belajar yang heterogen sehingga lingkungan
kelas yang nyaman dan tidak ada perbedaan siswa dengan yang lainnya, sehingga
siswa dapat berbuat sesuai dengan
kemampuan yang dimiliki, serta tersedia kesempatan yang memungkinkan untuk
sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan dengan guru, sehingga siswa
mampu melakukan aktivitas sendiri tanpa
tergantung dengan orang lain secara bertahap.
Dalam
tercapainya tujuan menejemen kelas guru harus bisa kreatif dan inovatif dalam
mengelola kelas, karena jika dalam kelas sudah tersusun dengan bersih dan rapi
maka siswa akan betah di dalam kelas dan guru saat menyampaikan materi pada PBM
siswa merasa tenang dan nyaman dan kelas menjadi kondusif.
C.
Proses
Manajemen Kelas
Proses manajemen
kelas adalah penyusunan rangkaian kegiatan yang dilakukan guru sebagai manajer/pemimpin
pembelajaran di kelas adalah :
1.
Merencanakan Pembelajaran
Berkenaan dengan perencanaan, William H. Newman (Abdul Majid, 2011:15-16)
menyatakan, “perencanaan adalah menentukan apa yang akan dilakukan. Perencanaan
mengandung rangkaian-rangkaian putusan yang luas dan penjelasan-penjelasan dari
tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program, penentuan metode-metode dan
prosedur tertentu dan penentuan kegiatan berdasarkan jadwal sehari-hari”.
Dalam kontek perencanaan pembelajaran, adalah
berkaitan dengan penyusunan langkah-langkah dalam pencapaian tujuan belajar
siswa yang dilakukan guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan siswa
supaya mau mengikuti belajar. Fungsi guru dalam merencanakan pembelajaran
berorientasi karakteristik siswa yang dapat dilakukan adalah untuk
membangkitkan motivasi belajar siswa secara aktif.
2.
Melaksanakan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran merupakan realiasi kegiatan
yang telah direncanakan atau dipersiapkan sebelumnya. Oleh karena itu dalam
pelaksanaan pembelajaran faktor guru sangat dominan berpengaruh terhadap
aktivitas belajar siswa. Tugas dan tanggung jawab guru dalam pelaksanaan
pembelajaran meliputi : kegiatan
awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup pada pembelajaran berlangsung.
3. Mengevaluasi
Pembelajaran
Evaluasi merupakan salah satu komponen penting untuk
mengukur keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan. Evaluasi adalah suatu
tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai darpada sesuatu. Berdasarka
pengertian ini, evaluasi pembelajaran adalah suatu tindakan untuk menentukan
nilai hasil belajar siswa dalam pencapaian tujuan pembelajaran yang telah
ditentukan.
D. Strategi Manajemen Kelas
Strategi pengelolaan kelas adalah
pola atau siasat, yang menggambarkan langkah-langkah
yang digunakan guru dalam menciptakan dan mempertahankan kondisi kelas agar
tetap kondusif, sehingga siswa dapat belajar optimal, aktif, dan menyenangkan dengan efektif dan efisien untuk
mencapai tujuan pembelajaran.
Menurut
Supardi (2013:217), suasana sekolah dinyatakan kondusif
apabila warga sekolah merasakan adanya kenyamanan, ketentraman, kemesraan,
kegembiraan dan antusias dalam pelaksanaan pembelajaran. Sekolah memastikan
sarana prasarana seperti kursi, meja, lemari yang terdapat di sekolah adalah
sesuai dengan kebutuhan. Bangunan sekolah dan ruangan kelas yang dilengkapi
ventilasi udara yang baik dan dilengkapi penerangan yang mencukupi dan suasana
yang sunyi sehingga peserta didik merasa nyaman ketika pembelajaran berlangsung
di kelas.
Jadi, kelas yang kondusif
adalah suatu kondisi pembelajaran dimana terciptanya suasana yang nyaman, aman,
menyenangkan dalam kelas sehingga menciptakan
kesadaran siswa untuk belajar.
Menurut
Ramsden (1992), mengenal enam prinsip utama
pengajaran berkesan yaitu yang dapat menghasilkan suasana pembelajaran
kondusif.
1. Minat dan penjelasan
Penjelasan
yang jelas tentang isi kandungan (subject matter) tidak lebih penting dariupaya
menjadikan isi kandungan menarik sehingga siswa merasa tertarikmempelajarinya.
2.
Keprihatinan
dan hormat terhadap siswa dan pembelajaran siswa
Guru
memberikan perhatian dan menghormati siswa serta pembelajaran mereka.
3.
Penilaian dan
umpan balik yang sesuai
Guru memberikan umpan balik
terhadap kerja siswa.
4.
Tujuan yang
jelas dan tantangan intelektual
Tujuan
dari pembelajaran sebelum kegiatan belajar dimulai harus dijelaskan
terlebihdahulu sehingga siswa memahami tujuan dari kegiatan tersebut.
5.
Kebebasan,
pendampingan, dan penglibatan aktif
Pembelajaran
berkualitas tinggi bermakna siswa terlibat secara aktif, mempunyai pilihan terhadap
cara mereka belajar dan mempunyai pendampingan terhadap aspek yang dipelajari.
DAFTAR PUSTAKA
Karwati,
Euis dan Priansa, Donni Juni. 2014. Manajemen
Kelas Classroom
Management Guru Profesional yang
Inspiratif, Kreatif, Menyenangkan, dan Berprestasi. Bandung: Alfabeta
Milan,
Rianto. 2007. Pengelolaan kelas model
PAKEM. Jakarta: Dirjen PMPTK
Mulyadi,
2009. Classroom Management. Malang: UIN Malang Press
Novan
Ardy Wiyani, 2013 Manajemen Kelas. Jokjakarta : Ar-Ruzz Media
Novan
Ardy Wiyani. 2012. Manajemen Kelas: Teori
dan Aplikasi untuk Menciptakan Kelas yang Kondusif. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media
Suwardi.
2007. Manajemen Pembelajaran.
Surabaya: Media Grafika

Apa yang perlu dipeehatikan dalam manajemenkan kelas ?
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerima kasih tiara
HapusTulisannya sangat bagus Dan bermanfaat..👍👍
BalasHapusTerima kasih 🙏😊
Hapussangat membantu sekalii
BalasHapusTerima kasih icha
HapusSangat bermanfaat dan membantu sekali kk.. Terimakasih kk
BalasHapusTerima kasih dik..
HapusSangat bermanfaat kak, terimakasih kak 🙏
BalasHapusTerima kasih kembali dik..
HapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusTerima kasih dik..
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBagus kak
BalasHapusSangat bermanfaat kak, semoga bisa kita terapkan dilapangan nantinya🙏
BalasHapusPada poin D apa strategi yg digunkn oleh guru agar tetciptnya lingkungan kelas yang kondusif ?
BalasHapusSangat bermanfaat Kaka 🙏
BalasHapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusBagus materinya kak
BalasHapusSangat bermanfaay
BalasHapusBagus materinya👍
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusMaterinya bagus sekali
BalasHapusMaterinya bagus, sangat membantu🙏
BalasHapusSangat membatu kk
BalasHapusSangat bermanfaat bagi saya pribadi kak, dan semoga pembaca lainnya dapat menerapkan pembahasan dari blog ini🙏
BalasHapusSemoga bisa terselenggara dengan baik , 😊
BalasHapusBermanfaat sekali kak.. 😊
BalasHapusBagus
BalasHapusMaterinya bagus kakak. Terimakasih
BalasHapusSangat membantu sekali
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih materi nya kak
BalasHapusTrimakasih,, sangat mmbantu
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusSangat bermanfaat kak👍
BalasHapusSngat brnfaat
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih infonya kk. Sangat membantu
BalasHapusSangat bermanfaat, terima kasih
BalasHapussangat bermanfaat kak.. semoga bisa diterapkan
BalasHapusAssalamualaikum kak
BalasHapusTerimakasih tulisannya sangat bermanfaat...
Materinya lengkap dan rinci kak. Sangat sistematis dan terstruktur. Terutama mudah dipahami kak.
BalasHapussangat membantu
BalasHapus